Menu Close

Mengenal 3 Tradisi Unik Suku Madura

Tour_&_Travel_Malang

Suku Madura merupakan salah satu suku dengan populasi terbanyak. Data sensus penduduk pada tahun 2010 mencatat bahwa jumlah penduduk suku Madura yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia ini mencapai lebih dari tujuh juta jiwa. Suku ini memiliki berbagai macam tradisi unik yang keberadaannya masih lestari. 

Tradisi unik ini seringkali menjadi daya tarik wisatawan, terutama saat berkunjung ke Madura. Tradisi ini merupakan warisan dari para leluhur Suku Madura. Tradisi Suku Madura pun juga telah melekat di kehidupan masyarakatnya, seolah tak bisa dipisahkan.

Mengenal tradisi unik Suku Madura

1. Kerapan Sapi

Kerapan Sapi merupakan tradisi masyarakat Madura yang digelar setiap tahun pada bulan Agustus atau September, dan akan dilombakan lagi pada final di akhir bulan September atau Oktober. Dalam tradisi Kerapan Sapi ini, terdapat seorang joki dan 2 ekor sapi yang beradu kecepatan berlari untuk sampai ke garis finis.

Joki tersebut berdiri di atas kereta kayu dan mengendalikan arah lari sapi. Panjang lintasan karapan sapi ini kurang lebih 100 meter dan berlangsung dalam waktu 10 detik sampai 1 menit.

2. Rokat Tase’ atau Petik Laut

Tradisi ini merupakan ungkapan rasa syukur atas karunia serta nikmat yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, tradisi ini juga dipercaya dapat amemberikan keselamatan serta kelancaran rezeki.

Tradisi Rokat, biasanya dimulai dengan acara pembacaan istighosah dan tahlil bersama masyarakat yang dipimpin oleh pemuka agama setempat. 

Setelah itu, masyarakat menghanyutkan sesaji ke laut sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Isi dari sesaji itu adalah ketan-ketan yang berwarna-warni, tumpeng, ikan-ikan, dan lain sebagainya.

3. Ojhung

Tradisi Ojhung merupakan nama dari seni bertarung yang menggunakan tongkat. Sebenarnya kesenian ini bukan hanya ada di tanah Madura saja melainkan sudah tersebar di beberapa daerah yang ada di Jawa Timur. 

Tradisi ini diduga menjadi salah satu seni senjata tertua yang sudah digunakan oleh manusia. Kesenian tarung ini sudah hampir punah oleh sebab itu beberapa pihak Pelaku Wisata di Madura berupaya untuk kembali melestarikannya. 

Sebenarnya masih ada banyak tradisi yang dimiliki oleh suku bangsa Madura ini, namun ketiga tradisi tadi bisa dijadikan gambaran apabila kamu akan berkunjung ke Madura nanti.

Mau Liburan? Hubungi kami!

Related Posts

Open Trip Vietnam 5D4N, mulai dari 9 jutaan. Cek detailnya, Disini.

X