Menu Close

Legenda Coban Rondo, Air Terjun di Kota Batu yang Memesona

Tour_&_Travel_Malang

Destinasi wisata air terjun Coban Rondo di Kota Batu mungkin sudah tak asing lagi di telinga kamu. Tak mengherankan, karena wisata air terjun ini memiliki suasana sejuk nan alami, serta menawarkan pemandangan alam yang masih asri dan tenang. 

Coban Rondo terkenal dengan berbagai wahana permainannya, seperti labirin yang bisa jadi spot foto Instagramable, paint ball, fun tubing, panahan, kereta kelinci, persewaan sepeda gunung, dan masih banyak lagi.

Destinasi wisata satu ini tak hanya menarik untuk dikunjungi, namun juga menarik untuk dikulik dari sisi cerita legendanya. 

Legenda Coban Rondo

Coban Rondo sendiri merupakan kata dalam bahasa Jawa. Coban yang berarti kata lain dari air terjun, sementara rondo berarti janda. Coban Rondo berawal dari legenda kisah cinta yang tragis yang ceritanya berkembang di tengah masyarakat setempat. 

Bermula dari sepasang pengantin baru bernama Dewi Anjarwati dari Gunung Kawi, dan suaminya Raden Baron Kusuma dari Gunung Anjasmara. Saat usia pernikahan mereka mencapai 36 hari atau dikenal dengan istilah selapan, Dewi Anjarwati mengajak suaminya berkunjung ke Gunung Anjasmara.

Namun, dikarenakan usia pernikahan yang masih ‘seumur jagung’, ide perjalanan mereka tidak direstui oleh orang tua Dewi Anjarwati karena diyakini bisa mendatangkan kesialan bagi pasangan tersebut. Meskipun demikian, pasangan suami-istri ini bersikeras untuk melakukan perjalanan. 

Di tengah perjalanan, keduanya dikejutkan dengan kehadiran sosok asing bernama Joko Lelono. Ia kemudian terpikat dengan kecantikan Dewi Anjarwati, dan berniat merebutnya dari tangan Baron Kusuma.

Raden Baron pun tak rela istrinya direbut begitu saja oleh Joko Lelono. Kemudian terjadi pertarungan hebat selama tiga hari tiga malam antara Raden Baron dan Joko Lelono. Sayangnya, pertarungan tersebut berujung kematian bagi keduanya. Karena kematian Raden Baron, Dewi Anjarwati pun menjadi rondo atau janda. 

Air terjun tempat Dewi Anjarwati menunggu suaminya itu pun diberi nama Coban Rondo, yang berarti air terjun janda. Konon, batu besar yang ada di bawah air terjun di Coban Rondo merupakan tempat duduk Dewi Anjarwati sembari menunggu suaminya. 

Karena legenda itu, masyarakat pun meyakini adanya mitos yang mengatakan siapa pun yang berkunjung ke Coban Rondo bersama pasangannya, maka hubungan cintanya tak akan berumur panjang. 

Wah, cerita legenda masyarakat yang menarik, ya. Tapi tenang saja, percaya atau tidak percaya terhadap mitos yang beredar mengenai Coban Rondo, jangan membuatmu jadi takut berkunjung ke destinasi wisata satu ini. Kamu justru akan dibuat takjub dengan keindahan alamnya. Sudah pernah ke Coban Rondo, belum?

Hubungi kami untuk trip yang kamu butuhkan!

Related Posts

Open Trip Vietnam 5D4N, mulai dari 9 jutaan. Cek detailnya, Disini.

X